Wartawan, satu pekerjaan yang tak pernah terpikirkan akan aku jalani. Jangankan itu, bekerja dibidang jurnalistik saja tak pernah terlintas dipikiranku. Namun, takdir seakan menuntunku untuk masuk ke dunia jurnalistik.
Awalnya aku berpikir menjadi wartawan adalah pekerjaan mudah karena aku dulu mendengar ungkapan " Semua Bisa Jadi Jurnalis ". Akan tetapi, setelah mendalami dunia jurnalistik dalam dunia perkuliahanku di Politeknik Negeri Jakarta, beban menjadi jurnalis yang sesungguhnya tidaklah ringan.
Seiring berkembangnya zaman, jurnalistik kini
memiliki ruang lingkup baru, yaitu jurnalistik daring atau jurnalistik online. Menurut Asep Syamsul M. Romli, jurnalistik
online adalah proses pengumpulan,
penulisan, penyuntingan, dan penyebarluasan berita secara online.
Jurnalistik online
juga memiliki konsep “ Jurnalisme Warga” yang menggunakan sosial media oleh berbagai
lapisan masyarakat. Aku pun menggunakan media sosial seperti Instagram, tetapi aku bukanlah orang
yang aktif di sosial media. Jadi, aku selalu berpikir bagaimana aku bisa
menjadi wartawan online?
Meski ragu, kini perlahan-lahan aku mulai percaya
diri menjadi wartawan online karena
ilmu yang aku pelajari di kampus semakin meningkat. Dan kini aku mulai
menghilangkan kata “ Andai “ sehingga kata yang selalu aku ingat adalah “ Aku
wartawan online”.
Referensi
http://www.komunikasipraktis.com/2016/01/pengertian-jurnalistik-online.html